Sponsor

Situs Porno Sulit Dibendung

April 12th, 2008 by putra

Peredaran situs porno di dunia maya memang seolah tidak terbendung lagi. Siapa saja bisa mengakses situs khusus orang dewasa ini, dimanapun serta kapanpun. Karena itu, Departemen Komunikasi dan Informatika menyediakan software yang dapat diterapkan masing-masing admin untuk memblokir situs porno.

Caranya, buka situs www.depkominfo.go.id. Lalu klik kotak sebelah kanan, download situs asusila. Setelah itu bakal terbuka data file untuk aplikasi serta arahan bagi para orang tua. Diharapkan, aplikasi yang diperoleh gratis ini bisa diterapkan di rumah maupun lembaga-lembaga pendidikan

Namun para penikmat dunia maya menilai upaya pemerintah menutup akses ke situs porno akan menjadi hal yang sia-sia. Sebab, memblokir situs porno bukanlah perkara yang mudah.(Liputan 6 SCTV)

Posted in Techno | Comments Off

Kendalikan Komputer dengan Mata

March 12th, 2008 by putra

Mata Anda kini dapat mengendalikan komputer, meskipun dengan kacamata. Dengan MyTobii P10, komputer dengan OS Windows bisa dikendalikan dengan mata penggunanya.

Pencipta MyTobii P10 menyebutnya sebagai alat komunikasi portable dengan kontrol mata. Alat ini terdiri dari layar selebar 15 inci, alat kontrol mata, dan komputer.

Alat cukup menarik untuk disalahgunakan bagi pengguna yang terlalu malas untuk menggerakkan badan menjangkau mouse. Namun, awalnya, ini merupakan peralatan medis yang diperuntukkan kepada user yang memiliki kelemahan atau cacat medis, seperti lumpuh, ALS, cedera serius tulang belakang, atau sklerosa ganda.

Penggunaannya, seperti dilansir Softpedia, Selasa (11/3/2008), cukup duduk di depan alat tersebut, lalu pengguna diminta mengikuti gerakan sebuah titik. Dalam durasi sekira 30 detik, alat tersebut mengidentifikasi mata anda. Setelah itu, P10 dapat digunakan secara optimal.

MyTobii P10 menjamin keakuratannya, meskipun pengguna menggunakan kacamata. Alat ini dapat mengidentifikasi gerakan bola mata penggunanya, berdasarkan warna dan kondisi cahaya. Biarpun, kepala pengguna bergerak-gerak, alat sensor tetap mendeteksi berdasarkan dua kondisi tesebut.

Alat ini dibandrol cukup mahal, sekira 15,000 euro atau kurang lebih Rp210 juta. Akan tetapi, bagi mereka yang benar-benar membutuhkannya, namun kemampuannya dibatasi kelemahan medis, angka ini terbilang layak. (okezone)

Posted in Techno | Comments Off